BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah

Keterampilan dalam proses belajar mengajar berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan proses belajar. Teknik belajar yang terlalu monoton dan tidak memiliki variasi akan membentuk suasana yang membosankan sehingga peserta didik tidak tertarik dalam mengikuti pelajaran. Maka untuk menciptakan kehidupan interaksi belajar mengajar yang efektif, Guru perlu menimbulkan adanya dialog atau tanya jawab.

Dialog antara Guru dan peserta didik akan menciptakan interaksi belajar yang lebih efektif dan akrab. Adanya tanya jawab yang dilakukan secara kelompok atau secara  individu diharapkan akan membentuk suasana belajar yang menyenangkan. Dengan adanya tanya jawab akan memberi motivasi tersendiri kepada peserta didik agar membangkitkan pemikiran dan cara pandang yang luas terhadap materi yang sedang dipelajari di dalam kelas. Selain itu adanya tanya jawab dapat terlihat bahwa sejauh mana peserta didik memahami materi yang sedang didiskusikan.

Selama pelajaran berlangsung, siswa ikut serta secara aktif dalam pembahasan materi yang diberikan oleh Guru. Pertanyaan yang berkaitan dengan isi pelajaran atau juga pengalaman yang dihayati dengan tanya jawab itu, pelajaran akan lebih mendalam dan meluas. Adanya teknik tanya jawab yang dilakukan oleh guru bertujuan agar siswa dapat mengerti, atau mengingat terhadap fakta-fakta yang dipelajari, didengar ataupun dibaca, sehingga memiliki pemahaman yang mendalam terhadap fakta tersebut.

Dengan adanya tanya jawab diharapkan dapat menjelaskan langkah-langkah berpikir atau proses yang ditempuh dalam memecahkan soal atau masalah sehingga dapat menjawab soal atau masalah dengan benar dan tepat. Penggunaan teknik tanya jawab juga dilakukan oleh guru guna meneliti sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi atau masalah yang dihadapi.

Pada hakikatnya melalui bertanya kita akan mengetahui dan mendapatkan informasi tentang apa saja yang ingin kita ketahui. Dikaitkan dengan proses pembelajaran maka kegiatan bertanya jawab antara guru dan siswa, antara siswa ini menunjukan adanya interaksi di kelas yang dinamis dan multi arah. Keterampilan bertanya ini mutlak harus dikuasai oleh guru baik itu guru pemula maupun yang sudah profesional karena dengan mengajukan pertanyaan baik guru maupun siswa akan mendapatkan umpan balik dari materi serta juga dapat menggugah perhatian siswa atau peserta. Pertanyaan yang baik memiliki kriteria-kriteria khusus seperti: jelas, informasi yang lengkap, terfokus pada satu masalah, berikan waktu yang cukup, sebarkan terlebih dahulu pertanyaan kepada seluruh siswa, berikan respon yang menyenangkan sesegera mungkin dan yang terakhir tuntunlah jawaban siswa sampai ia menemukan jawaban sendiri.

Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa keterampilan bertanya adalah kecakapan atau kemampuan seseorang dalam meminta keterangan atau penjelasan dari orang lain. Dalam kaitannya dengan proses pembelajaran, keterampilan bertanya yang dimaksud adalah kecakapan atau kemampuan seorang guru dalam mengolah kelas dengan meminta siswa merespon pernyataannya baik berupa kalimat tanya atau suruhan, sehingga siswa memperoleh pengetahuan dan mampu meningkatkan kemampuan berfikir.

 

  1. Perumusan Masalah

Perumusan masalah dalam makalah ini adalah, apa dan bagaimana keterampilan bertanya yang dilakukan oleh Guru?

 

  1. Manfaat Penulisan.

Manfaat dalam penulisan makalah ini adalah:

  1. Guru, sebagai informasi atau pemahaman akan materi atau metode yang efektif untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dikelas.
  2. Peserta Didik, sebagai media belajar untuk menyesuaikan dalam setiap metode pembelajaran dikelas.

BAB I

Keterampilan Dasar Bertanya Guru

Keterampilan dasar mengajar harus diperlukan untuk memudahkan guru dalam melakukan peranannya dalam pengelolaan proses pembelajaran, sehingga pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien. Selain itu, keterampilan dasar ini merupakan syarat mutlak agar guru bisa mengimplementasikan berbagai strategi pembelajaran yang ada agar proses pembelajaran berjalan lebih menyenangkan bagi anak didik. Salah satu dari keterampilan itu adalah keterampilan dasar bertanya.

A. Pengertian  Keterampilan dasar bertanya

Keterampilan bertanya merupakan ucapan atau pertanyaan yang dilontarkan guru yang menuntun respon atau jawaban dari peserta didik. Keterampilan dasar bertanya merupakan keterampilan yang harus dikuasai guru. Melalui keterampilan ini seorang guru dapat menciptakan suasana pembelajaran lebih bermakna. Tanpa adanya pertanyaan-pertanyaan dari guru suasana akan terasa membosankan dan suasana kelas pun menjadi tidak kondusif. Oleh karena itu, dalam setiap proses pembelajaran, strategi apapun yang digunakan bertanya merupaka kegiatan yang tidak dapat dipisahkan. Pertanyaan yang dibeikan guru kepada siswa tentunya akan memberikan berbagai manfaat yakni:

  • meningkatkan partisipasi siswa dalam proses belajar
  • meningkatkan kemampuan berpikir siswa
  • membangkitkan rasa ingin tahu siswa dan menuntunnya kesebuah jawaban
  • memusatkan siswa pada masalah yang dibahas

 

Selain itu, keterampilan bertanya bertujuan untuk :

-          Memotivasi peserta didik agar terlibat dalam interaksi belajar

-          Melatih kemampuan mengutarakan pendapat

-          Merangsang dan meningkatkan kemampuan berfikir peserta didik

-          Melatih peserta didik berfikir divergen

-          Mencapai tujuan belajar

Dalam memberikan pertanyaan kepada siswa kita juga harus mengetahui tujuan yang hendak dicapai dalam proses belajar tersebut. Oleh karena itu, terdapat beberapa jenis-jenis pertanyaan yakni,

-          Pertanyaan langsung, yaitu pertanyaan yang ditujukan kepada salah satu peserta didik

-          Pertanyaan umum dan terbuka, yaitu pertanyaan yang ditujukan kepada seluruh kelas

-          Pertanyaan retorik, yaitu pertanyaan yang tidak menghendaki jawaban

-          Pertanyaan faktual, yaitu pertanyaan untuk menggali fakta dan informasi

-          Pertanyaaan yang diarahkan kembali, yaitu pertanyaan yang dikembalikan kepada peserta didik atas pertanyaan peserta didik lain

-          Pertanyaan memimpin (Leading Question) yaitu pertanyaan yang jawabannya tersimpul dalam pertanyaan itu sendiri

Sebelum memberikan pertanyaan kepada siswa sebaiknya guru juga memperhatikan beberapa prinsip-prinsip bertanya yakni,

-          Pertanyaan hendaknya mengenai satu masalah saja. Berikan waktu berfikir kepada peserta didik

-          Pertanyaan hendaknya singkat, jelas dan disusun dengan kata-kata yang sederhana

-          Pertanyaan didistribusikan secara merata kepada para peserta didik

-          Pertanyaan langsung sebaiknya diberikan secara random

-          Pertanyaan hendaknya disesuaikan dengan kemampuan dan kesiapan peserta didik

-          Sebaiknya hindari pertanyaan retorika atau leading question

 

B. Petunjuk Teknis bertanya pada siswa

  1. tunjukkan keantusiasan dan kehangatan

guru mengekpresikan pertanyaan atau menjawab pertanyaan dengan menggunakan bahasa yang komunikatif tidak memojokkan siswa, wajah yang hangat dan tidak terkesan tegang dan tidak memelototi siswa.

 

  1. berikan waktu kepada siswa untuk berpikir

guru perlu memberikan kesempatan yang cukup bagi siswa untuk berpikir dan menemukan jawaban yang tepat. Guru harus menghindari untuk menjawab sendiri pertanyaan yang diajukan. Biarkan siswa mencari, menduga, bereksplorasi untuk menemukan jawaban sesuai dengan kemampuannya.

 

  1. atur lalu lintas bertanya

guru harus bisa mengatur proses tanya jawab. Artinya, setelah pertanyaan diberikan kepada seluruh kelas aturlah siapa yang berhak memberikan jawaban dan siswa yang lain diminta untuk menyimak.

 

  1. hindari pertanyaan ganda

pertanyaan ganda adalah pertanyaan yang mengharapkan beberapa jawaban sekaligus. Pertanyaan semacam ini akan mengganggu proses berpikir siswa karena tidak fokus terhadap arah pertanyaan yang diajukan. Contoh :

- Faktor apa yang menimbulkan inflasi dan apa dampaknya bagi perekonomian?

-

C. Meningkatkan Kualitas Pertanyaan

Dalam teknik bertanya juga perlu diperhatikan bagaimana meningkatkan kualitas pertanyaan agar mampu menjadi alat untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan meningkatkan kualitas belajar siswa.

 

  1. Berikan pertanyaan secara berjenjang

pertanyaan secara berjenjang adalah pengaturan pertanyaan yang dimulai dari pertanyaan tingkat rendah ke pertanyaan tingkat tinggi. Artinya, dalam memberikan pertanyaan sebaiknya dimulai dari pertanyaan mengingat, memahami, penerapan dan seterusnya. Misalnya dalam satu bahasan tertentu guru memberikan pertanyaan ingatan untuk menghafal fakta, kemudian pertanyaan analisis dan seterusnya. Contoh : 1. Bagaimana bunyi hukum permintaan ?

2. Barang subtitusi dari teh adalah kopi. Apa yang terjadi pada permintaan teh bila harga barang subtitusinya naik ?

  1. Gunakan pertanyaan-pertanyaan untuk melacak

Pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya melacak sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas bertanya sebagai alat pembelajaran. Beberapa hal yang berkaitan dengan pertanyaan melacak antara lain :

  • ketika guru mendapatkan jawaban siswa dengan struktur kalimat yang rancu, maka guru dapat mengajukan pertanyaan yang mengaharapkan siswa memperbaiki kalimat yang diajukan.
  • ketika siswa menjawab berdasarkan alur pikiran atau pandangan menurut siswa sendiri, guru dapat mengajukan pertanyaan agar siswa dapat memberikan argumen yang tepat
  • ketika siswa menjawab pertanyaan belum lengkap sesuai konsep yang benar, maka guru dapat membimbing siswa agar siswa memberikan jawaban yang lengkap.

 

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

a. Kesimpulan

Proses tanya jawab diharapkan dapat menjelaskan langkah-langkah berpikir atau proses yang ditempuh dalam memecahkan soal atau masalah sehingga dapat menjawab soal atau masalah dengan benar dan tepat. Penggunaan teknik tanya jawab juga dilakukan oleh guru guna meneliti sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi atau masalah yang dihadapi. Pada hakikatnya melalui bertanya kita akan mengetahui dan mendapatkan informasi tentang apa saja yang ingin kita ketahui. Dikaitkan dengan proses pembelajaran maka kegiatan bertanya jawab antara guru dan siswa, antara siswa ini menunjukan adanya interaksi dikelas yang dinamis dan multi arah.

Keterampilan bertanya ini mutlak harus dikuasai oleh guru baik itu guru pemula maupun yang sudah profesional karena dengan mengajukan pertanyaan baik guru maupun siswa akan mendapatkan umpan balik dari materi serta juga dapat menggugah perhatian siswa atau peserta. Selain itu, keterampilan bertanya bertujuan untuk memotivasi peserta didik agar terlibat dalam interaksi belajar, melatih kemampuan mengutarakan pendapat, merangsang dan meningkatkan kemampuan berfikir peserta didik, melatih peserta didik berfikir divergen, serta mencapai tujuan belajar.

b. Saran

Sebagai seorang guru yang profesional kita harus memiliki kemampuan untuk bertanya dengan siswa dan dapat mengarahkan apabila siswa bertanya kepada kita sebagai seorang guru. ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh guru agar para siswa nyaman untuk bertanya, diantaranya:

  • guru harus menunjukkan keantusiasan dan kehangatan pada saat memberi pertanyaan
  • guru sebaiknya memberikan waktu kepada siswa untuk berpikir agar dapat memberikan jawaban yang tepat
  • guru harus bisa mengatur lalu lintas bertanya agar seluruh siswa dapat memahami jawaban yang akan disampaikan oleh temannya
  • guru sebaiknya menghindari pertanyaan ganda yang dapat membingungkan siswa

soal evaluasi

  1. apa yang dimaksud dengan keterampilan bertanya?
  2. sebutkan manfaat-manfaat bertanya bagi siswa?
  3. sebutkan jenis-jenis pertanyaan?
  4. apa yang sebaiknya dilakukan oleh guru agar tidak membuang-buang waktu pada saat proses tanya jawab?
  5. bagaimanakah teknik memberikan pertanyaan yang baik kepada siswa?

jawaban

  1. dalam kaitannya dengan proses belajar, keterampilan bertanya adalah kecakapan atau kemampuan seorang guru dalam mengolah kelas dengan meminta siswa merespon pernyataannya baik berupa kalimat tanya atau suruhan, sehingga siswa memperoleh pengetahuan dan mampu meningkatkan kemampuan berfikir. (skor 6)

 

  1. manfaat bertanya bagi siswa:

ü  meningkatkan partisipasi siswa dalam proses belajar

ü  meningkatkan kemampuan berpikir siswa

ü  membangkitkan rasa ingin tahu siswa dan menuntunnya kesebuah jawaban

ü  memusatkan siswa pada masalah yang dibahas

(skor 4)

  1. dalam proses belajar-mengajar, terdapat beberapa jenis pertanyaan, diantaranya:
  • Pertanyaan langsung, yaitu pertanyaan yang ditujukan kepada salah satu peserta didik
  • Pertanyaan umum dan terbuka, yaitu pertanyaan yang ditujukan kepada seluruh kelas
  • Pertanyaan retorik, yaitu pertanyaan yang tidak menghendaki jawaban
  • Pertanyaan faktual, yaitu pertanyaan untuk menggali fakta dan informasi
  • Pertanyaaan yang diarahkan kembali, yaitu pertanyaan yang dikembalikan kepada peserta didik atas pertanyaan peserta didik lain
  • Pertanyaan memimpin (Leading Question) yaitu pertanyaan yang jawabannya tersimpul dalam pertanyaan itu sendiri

(skor 6)

  1. sebagai guru sebaiknya harus dapat mengatur proses tanya jawab. artinya setelah pertanyaan diberikan kepada siswa aturlah siswa mana yang berhak memberikan jawaban dan siswa yang lain menyimak dan memberikan komentar. (skor 2)
  1. dalam memberikan pertanyaan, seorang guru disarankan bisa memberikan pertanyaan yang berjenjang kepada siswanya. Artinya, dalam memberikan pertanyaan sebaiknya dimulai dari pertanyaan mengingat, memahami, penerapan dan seterusnya. Misalnya dalam satu bahasan tertentu guru memberikan pertanyaan ingatan untuk menghafal fakta, kemudian pertanyaan analisis dan seterusnya.
About these ads