• Obligasi (bonds) adalah surat janji kesanggupan membayar jangka panjang yang dikeluarkan oleh pihak yang meminjam (debitur) dengan janji kepada pihak yang memberi pinjaman (investor) untuk membayar berupa pokok pinjaman serta bunganya. atau dikata lain obligasi adalah bukti hutang kepada seseorang terhadap investor.
  •  Macam-macam obligasi :

1.  surat utang (debentures) :

segala bentuk hutang jangka panjang tanpa jaminan. karena obligasi ini tidak dijamin maka kemampuan menghasilkan laba  dari perusahaan penerbit obligasi menajadi perhatian terbesar bagi para pemegang obligasi.

2. surat hutang subordinat ;

suatu surat hutang yang pembayarannya menjadi subordinat atas surat hutang lain pada kasus ketidakmampuan membayar hutang. pada kasus ini sejumlah surat hutang dapat dibuat berjenjang dimana beberapa surat hutang bisa dikatakan subordinat (dikalahkan pelunasannya) apabila ada ketidakmampuan membayar hutang.

3. obligasi hipotek :

obligasi yang dijamin oleh hak gadai atas properti riil. nilai properti rill lebih besar dari dibandingkan dengan obligasi hipotek yang diterbitkan.

4. obligasi euro :

obligasi yang dikeluarkan oleh negara yang berbeda mata uangnya yang digunakan untuk menyatakan nilai obligasi tsb. contohnya obligasi yang dikeluarkan di eropa atau diasia oleh perusahaan amerika dan membayar pinjaman pokok beserta  bunga dalam mata uang dollar As, maa itu merupakan bentuk dari obligasi euro.

5. Obligasi tanpa bunga dan nilai bunga yang rendah :

obligasi yang diterbitkan dengan diskonto yang  substansial atas nilai nominal obligasi $1000 tanpa membayar bunga atau membayar bunga yang sangat rendah.

6. obligasi murahan (junk bonds):

nilai nominalnya relatif rendah /obligasi yang berperingkat BB kebawah.. obligasi ini disebut dengan obligasi dengan hasil yang tinggi karena tinggina tingkat bunga yang mereka bayar kepada investor , yang secara khas mempunyai tingkat bunga antara 3 sampai  5 persen lebih tinggi dari hutang berperingkat AAA

  • Karakteristik obligasi :

1. klaim terhadap aset dan pendapatan perusahaan :

klaim pemegang obligasi terhadap penghasilan lebih cenderung dilunasi daripada saham biasa dan saham prefern , yang dividennya dibayar terserah pada manajemen perusahaan.

2. nilai nominal :

nilai yang tertera pada lembar obligasi yang akan dikembalikan ke pemegang obligasi pada saat jatuh tempo, umumnya $1000

3. tingkat Suku bunga kupon (coupon rate):

menunjukan besarnya presentase bunga terhadap nilai nominal obligasi yang akan dibayar setiap tahun, jadi, dengan mengabaikan apa yang terjadi pada harga obligasi dengan kupon suku bunga sebesar 8% dan nilai nominal $1000, perusahaan penerbit akan membayar $80 setiap tahun sampai jatuh tempo (0,08x$1000=$80)

4. batas waktu (maturity):

lama waktu sampai penerbit obligasi mengembalikan nilai nominal kepada pemegang obligasi dan mengakhiri obligasi itu

5. surat perjanjian penerbit dan perwalian obligasi :

persetujuan legal atau kontrak antara perusahaan dalam mengeluarkan obligasi dan badan perwalian obligasi yang menghadirkan pemegang obligasi

  •  Tingkat penghasilan lancar obligasi:

mengacu pada perbandingan pembayaran bunga tahunan pada harga obligasi sekarang dipasaran. contoh : jika kita mempunyai obligasi dengan tingkat bunga 8% dengan nilai nominal $1000, dan harga pasar $700, akan memiliki hasil sekarang sebesar :

tingkat penghasilan lanvar = pembayaran bunga tahunan / harga pasaran obligasi = (0,008x $1000)/$700=0,114=11,4%

  • Peringkat obligasi depengaruhi oleh : prporsi modal terhadap hutang perusahaan, tingkat profitabilitas perusahaan, tingkat kepastian dalam menghasilkan pendapatan, besar kecilnya perusahaan dan sedikit penggunaan hutang subordinat.
  • nilai buku (book value) : nilai aset seperti yang ditunjukan pada laporan neraca perusahaan. hal ini menunjukan biaya historis dari aset bukan dari sedang berlangsung.
  • nilai likuiditas :  jumlah yang bisa direalisasikan jika aset dijual secara individu dan bukan sebagai bagian dari keseluruhan
  • harga pasar : nilai yang teramati untuk aktiva dipasaran
  • nilai instrinsik/ nilai ekonomi : nilai sekarang arus kas masa depan yang diharapkan dari aktiva. merupakan jumlah yang dianggap investor sebagai nilai wajar pada jumlah, waktu, dan resiko arus kas mendatang.
  • pasar efisien : suatu pasar dimana nilai setiap waktu yang secara penuh mencerminkan semua informasi yang tersedia, yang mengakibatkan harga pasar dan nilai instrinstik menjadi sama.
  • faktor penentu nilai : 1. besar dan waktu dari arus kas aktiva yang diharapkan, 2. resiko dari arus kas tersebut, dan 3. tingkat pengembalian yang diinginkan investor untuk melakukan investasi