RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                                   : SMA Negeri 30 Jakarta

Mata Pelajaran                      : Ekonomi

Kelas / Semester                    : X / 1

Pertemuan ke                                    : 4

Alokasi waktu                        : 10 menit

Standar Kompetensi             :  Memahami konsep sistem ekonomi

Kompetensi Dasar                 :  Menjelaskan pengertian sistem ekonomi

Indikator                               :1.Siswa kelas X mampu menjelaskan pengertian Sistem   ekonomi dengan tepat setelah mendengarkan penjelasan dari    guru.

                                             2.Setelah mendengar uraian guru, siswa kelas X mampu      menjelaskan macam-macam sistem ekonomi dengan benar.

A. Tujuan Pembelajaran :

Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan mampu :

  1. Menjelaskan pengertian sistem ekonomi
  2. Menjelaskan macam-macam sistem ekonomi
  1. B.   Materi Pembelajaran :
  1. Menjelaskan pengertian sistem ekonomi
  2. Menjelaskan macam-macam sistem ekonomi

 

  1. C.  Uraian Materi (Terlampir) :
    1. Pengertian sistem ekonomi
    2. Macam-macam sistem ekonomi
  1. D.  Metode Pembelajaran :
  2. Ceramah
  3. Tanya jawab

F. Langkah – langkah Pembelajaran

No

Aktivitas Guru / Siswa

Alokasi Waktu

1.

Kegiatan Awal

  1. Mengkondisikan kelas

1)      Guru menyapa dan memberikan salam (nilai disiplin)

2)      Berdoa awal pembelajaran (nilai religius)

3)      Guru memeriksa kehadiran siswa (nilai tanggung jawab, nilai kejujuran, nilai disiplin)

4)      Guru memberitahukan materi yang akan dibahas secara

singkat (nilai tanggung jawab)

  1. Motivasi

1)        Guru memotivasi siswa dengan merelevansikan materi yang akan dipelajari dengan pengetahuan yang dimiliki oleh siswa (nilai kreatif)

      1 menit

2.

Kegiatan Inti

  1. Eksplorasi

1)      Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan materi sistem ekonomi. (nilai komunikatif)

2)      Siswa mengungkapkan pendapatnya mengenai materi sistem ekonomi.(nilai mandiri, nilai komunikatif)

3)      Guru menjelaskan tentang pengertian sistem ekonomi dan  macam-macam sistem ekonomi.(nilai tanggung jawab, nilai komunikatif)

4)      Siswa mencatat hal-hal penting selama pembelajaran berlangsung. (nilai mandiri, nilai disiplin)

  1. Elaborasi

1)      Guru bersama siswa melakukan sesi tanya jawab (nilai kejujuran, nilai rasa ingin tahu)

2)   Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan. (nilai Kerja keras, Jujur, saling menghargai.)

  1. Konfirmasi

1)   Guru memberikan penjelasan dan kesimpulan mengenai

materi yang dipelajari selama proses pembelajaran (nilai

kreatif, nilai komunikatif)

7 menit

3.

Kegiatan Akhir

1)   Guru memberikan evaluasi dalam bentuk tes tertulis kepada siswa .(nilai Kerja keras)

2 menit

 

G. Alat dan Sumber Belajar:

  1. Alat / bahan       : LCD, whiteboard, laptop dan spidol

2.  Sumber belajar : 1).Mardiyatmo. 2010. Ekonomi untuk Kelas XI SMA/MA. Yudhistira.

Bab I hal.13-17

2).Rusdarti-Kusmurianto, Ekonomi untuk Kelas X  SMA/MA.

Platinum. Bab I hal.24-28

3) S, Alam.EkonomiSMA untuk kelas X. Jakarta: Esis 2007, Bab 2  hal 43-48

H. Penilaian (Terlampir) :

 

Nilai :

x 100%  = Nilai yang diperoleh

Skor yang diperoleh

Skor maksimal

Bentuk Instrument :

–          Tes Tulisan

 

LEMBAR PENGESAHAN

Jakarta, 12 Juni  2012

 

 

Guru Pamong                                                                    Mahasiswa PPL

 

 

 

 

(…………………………….)                                                            (Lydia Natalia)

NIP.                                                                                        NIM 8105097468

 

 

Mengetahui,

 

Kepala Sekolah SMA Negeri Jakarta                                     Dosen Pembimbing

 

 

 

 

(……………………………………………….)                                (Dra. Endang Sri Rahayu, M.Pd)

NIP…………………………………………                                      NIP 195303201982032001

 

 

Lampiran 1

SISTEM EKONOMI

 

  1. 1.             Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas persoalan pengambilan keputusan dalam tata susunan organisasi ekonomi untuk menjawab persoalan-persoalan ekonomi untuk mewujudkan tujuan nasional suatu Negara

Menurut Dumairy (1966), Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan, selanjutnya dikatakannya pula bahwa suatu sistem ekonomi tidaklah harus berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan falsafah, padangan dan pola hidup masyarakat tempatnya berpijak. Sistem ekonomi sesungguhnya merupakan

salah satu unsur saja dalam suatu supra sistem kehidupan masyarakat. Sistem ekonomi merupakan bagian dari kesatuan ideologi kehidupan masyarakat di suatu Negara .

 

  1. 2.             Macam-macam Sistem Ekonomi
    1. A.  Sistem Ekonomi Tradisional    

Sistem ekonomi tradisional adalah Sistem ekonomi yang masih terikat dengan adat istiadat, kebiasaan dan nilai budaya setempat. Jadi sistem perekonomian yang tercipta dalam suatu daerah tertentu yang sesuai dengan penghuni setempat.

 

Berikut ciri-ciri sistem perekonomian tradisional :

  1. Alat produksi sederhana karena daerah yang terpencil sehingga kurang pembaharuan dalam hal tekhnologi.
  2. Jumlah barang atau jasa masih rendah karena penduduk setempat pun sangat rendah dalam tingkat dan daya beli mereka.
  3. Produktivitas rendah karena pasar sedikit.
  4. Masih barter yaitu tukar menukar barang dengan barang lainnya.
  5. Masih bercocok tanam karena sebagian besar daerah persawahan.

Karena sistem perekonomian ini berdasarkan atas kepentingan bersama, maka masing – masing individu tidak mengutamakan kepentingan pribadi yang artinya tidak individualistis, semua kegiatan perekonomian di dasarkan pada kepentingan bersama untuk mencapai kesejahteraan, hubungan masing-masing individupun menjadi lebih erat karena besarnya sikap tenggang rasa dan berbagi, masyarakat menjadi lebih suka tolong menolong dan tidak merasa terbebani dalam menjalani hidupnya.

Dikarenakan sistem perekonomian ini masih menggunakan sistem barter, maka masyarakat hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan primer. Kemudian karena masyarakat yang menggunakan sistem ini adalah masyarakat tradisional yang masih menggunakan teknologi sederhana, maka produktivitaspun menjadi rendah, karena meraka akan merasa cukup jika pemenuhan kebutuhan primer sudah terlaksana.

Saat ini sudah tidak ada lagi negara yang menganut sistem ekonomi tradisional, namun di beberapa daerah pelosok, seperti suku badui dalam, sistem ini masih digunakan dalam kehidupan sehari – hari.

Pada umumnya, sistem perekonomian ini berlaku pada negara-negara yang belum maju, dan mulai ditinggalkan. Misalnya Etiopia. Tapi pada umumnya, sistem ekonomi ini sangatlah primitif dan hampir tidak ada lagi di dunia.

  1. B.  Sistem Ekonomi Pasar (Kapitalis /Liberal)

Sistem ekonomi liberal disebut juga ekonomi pasar, yaitu sistem ekonomi di mana pengelolaan ekonomi diatur oleh kekuatan pasar (permintaan dan penawaran). Sistem ekonomi ini menghendaki adanya kebebasan individu dalam melakukan kegiatan ekonomi. Artinya, setiap individu diakui keberadaanya dan mereka bebas bersaing.

Sistem ekonomi liberal-kapitalis adalah suatu sistem yang memberikan kebebasan yang besar bagi pelaku-pelaku ekonomi untuk melakukan kegiatan yang terbaik bagi kepentingan individual atau sumber daya-sumber daya ekonomi atau faktor produksi.

 

Sejalan dengan uraian di atas berikut ciri-ciri sistem ekonomi pasar :

  1. Hak milik perorangan diakui seperti pemilikan barang barang,modal,dan alat industry
  2. Individu bebas melakukan kegiatan ekonomi sesuai dengan kemampuannya
  3. Jenis,jumlah,dan harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran
  4. Perekonomian ditandai dengan persaingan bebas
  5. Kegiatan ekonomi yang meliputi kegiatan produksi,distribusi dan konsumsi dalam pengaturannya diserahkan kepada setiap individu

Contoh Negara yang menganut sistem perekonomian ini adalah Amerika serikat, Inggris, Perancis, Belanda atau Perancis.

  1. C.       Sistem Ekonomi Terpusat / Komando

Sistem ekonomi  terpusat merupakan suatu sistem dimana pemerintah memiliki kendali yang ketat dalam menentukan kepemilikan bisnis, laba, dan alokasi sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan oleh pemerintah. Semua factor produksi adalah milik pemerintah sehingga hak individu hampir tidak diakui. Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian

Dalam sistem ekonomi terpusat /komando, peranan pemerintah sangat dominan, sedangkan peran masyarakat atau pihak swasta sangat kecil.Pada sistem ini Pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, bagaimana barang tersebut diproduksi, serta kepada siapa atau untuk siapa barang tersebut diproduksi. Jadi, hampir seluruh kegiatan ekonomi diselenggarakan oleh pemerintah pusat. Contoh Negara yang menganut sistem ekonomi terpusat adalah Kuba, Korea atau RRC.

Ciri-ciri sistem ekonomi terpusat / komando, anatara lain sebagai berikut :

  1. Semua alat dan sumber daya produksi dimiliki dan dikuasai oleh Negara sehingga hak milik perorangan hamper tidak ada (tidak diakui)
  2. Pekerjaan yang tersedia dan siapa yang akan bekerja ditentukan oleh pemrintah. Rakyat tidak memiliki kebebasan untuk memilih pekerjaan
  3. Kebijakan perekonomian diatur oleh pemerintah. Pemerintah membuat rencana pembangunan nasionalnya. Segala keputusan dalam perekonomian berada ditangan pemerintah. Perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan seluruhnya dilaksanakan oleh pemerintah.
  4. D.  Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi terpusat mempunyai cara pandang yang sangat berbeda mengenai pengoperasian ekonomi. Namun, dalam praktiknya kebanyakan Negara menerapkan sistem ekonomi campuran, yaitu sistem ekonomi yang memadukan antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar atau bahkan sistem ekonomi ini mengambil sebagian unsur-unsur pasar, tradisional, dan komando. Hal ini didasari kesadaran saling ketergantungan antarnegara dan adanya pengaruh ekonomi global.

Dalam sistem ekonomi campuran, mekanisme harga dan pasar yang dianut oleh sistem ekonomi kapitalis dapat berdampingan dengan adanya perencanaan dari pusat sperti yang dianut oleh sistem ekonomi komando. Suatu hal yang harus dipahami, bahwa pada sistem ekonomi campuran terdapat  peranan pemerintah untuk mengendalikan pasar yang bertujuan agar ekonomi tidak lepas sama sekali dan menguntungkan para pemilik modal yang besar sehingga membentuk monopoli.

Inggris sebagai negara yang menjalankan mekanisme pasarnya begitu kuat, juga tidak dapat secara murni menjalankan ekonomi pasar. Demikian juga dengan Amerika. Banyak warga Amerika mendukung campur tangan pemerintah di dalam pasar untuk akomodasi sewa swasta (pengendalian sewa) dan produksi pertanian (dukungan harga dan subsidi). Di samping itu, pemerintah Amerika juga telah menetapkan seperangkat hukum yang mengatur kehidupan ekonomi, pengawasan terhadap operasi bisnis, dan masalah pencemaran lingkungan

 

Lampiran II

EVALUASI

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singakat dan jelas !

  1. Tuliskan dan jelaskan apa yang dimaksud dengan Sistem Ekonomi ? (skor 20)
  2. Sebutkan dan jelaskan macam-macam sistem ekonomi yang anda ketahui ! (skor 50)
  3. Mengapa banyak Negara yang menganut sistem ekonomi campuran ! (skor 10)

Kunci Jawaban

  1.           Yang dimaksud dengan Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan, sistem ekonomi tidaklah harus berdiri sendiri, tetapi sistem eekonomi berkaitan dengan falsafah, pandangan dan pola hidup masyarakat dan sistem ekonomi merupakan suatu cara suatu bangsa atau negara dalam menjalankan perekonomiannya dengan  susunan dari unsur-unsur ekonomi yangsaling berhubungan. ( Skor: 2 x 10 = 20)
  2. Macam – macam sistem ekonomi :
  3. Sistem ekonomi tradisional

Sistem ekonomi tradisional adalah sistem yang masih terikat dengan adat istiadat, kebiasaan dan nilai budaya setempat. sistem perekonomian yang tercipta dalam suatu daerah tertentu dan sesuai dengan penghuni setempat. ( 2 x 6 =12)

 

b. Sistem ekonomi Pasar / Kapitalis

Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem yang pengelolaan ekonomi diatur oleh kekuatan pasar (permintaan dan penawaran). Sistem ekonomi ini menghendaki adanya kebebasan individu dalam melakukan kegiatan ekonomi. Artinya, setiap individu diakui keberadaanya dan mereka bebas bersaing. Individu bebas melakukan kegiatan ekonomi sesuai dengan kemampuannya. (2 x 6 = 12)

  1. Sistem ekonomi Terpusat / Komando

Sistem ekonomi  terpusat atau yang biasa disebut dengan sistem komando merupakan suatu sistem dimana pemerintah memiliki kendali yang ketat dalam menentukan kepemilikan bisnis, laba, dan alokasi sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan oleh pemerintah. Semua faktor produksi milik pemerintah sehingga hak individu hampir tidak diakui. Individu atau kelompok tidak bebas melakukan perekonomian dan peran masyarakat atau pihak swasta sangat kecil. (2×7=14)

  1. Sistem ekonomi campuran

Sistem ekonomi campuran, yaitu sistem ekonomi yang memadukan antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar atau bahkan sistem ekonomi ini mengambil sebagian unsur-unsur pasar, tradisional, dan komando. Didasari kesadaran saling ketergantungan antarnegara dan pengaruh ekonomi global. Mekanisme harga dan pasar yang dianut oleh sistem ekonomi kapitalis dapat berdampingan dengan adanya perencanaan dari pusat seperti yang dianut oleh sistem ekonomi komando. (2 x 6 =12)

(skor : 12+12+14+12 = 50)

3.         Alasan banyak Negara yang menganut sistem ekonomi campuran karena hal ini didasari kesadaran saling ketergantungan antarnegara dan adanya pengaruh ekonomi global. Sistem ekonomi campuran terdapat  peranan pemerintah sehingga dapat mengendalikan pasar yang bertujuan agar ekonomi tidak lepas sama sekali dan menguntungkan para pemilik modal yang besar sehingga dapat membentuk monopoli. (skor : 2x 5 =10)

 

Nilai :

x 100%  = Nilai yang diperoleh

Skor yang diperoleh

Skor maksimal

Skor maksimal : 80