RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                           : SMA Negeri 5 Jakarta

Mata Pelajaran              : Ekonomi

Kelas / Semester            : X / 1

Pertemuan ke                : 7

Alokasi waktu                   : 15 menit

Standar Kompetensi       :  Memahami konsep harga keseimbangan

Kompetensi Dasar           :   Menjelaskan pengertian harga  keseimbangan

      Indikator                            :  Siswa kelas X dapat menjelaskan pengertian dan proses terbentuknya harga keseimbangan dengan tepat setelah mendengarkan penjelasan guru.

  1. A.  Tujuan Pembelajaran :

Setelah mempelajari materi ini siswa mampu :

  • menjelaskan pengertian harga keseimbangan
  • menjelaskan proses terbentuknya harga keseimbangan

ü  Karakter siswa yang diharapkan  : 

  • Religius, Disiplin, Kerja keras, Jujur, Tanggung jawab, Toleransi, Mandiri, Saling menghargai.

ü  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif   : 

  • Kerja keras, jujur, saling menghargai orang lain, Mandir , Komunikatif,  Kreatif

 

  1. B.      Materi Pokok :

Harga Keseimbangan

C. Uraian Materi (terlampir)

a)      Pengertian harga keseimbangan

b)      Proses terbentuknya harga keseimbangan

D. Pendekatan

Kontekstual

E. Metode Pembelajaran

  • Ceramah
  • Tanya jawab

F. Langkah – langkah Pembelajaran

 

No

Kegiatan

Alokasi Waktu

1. Kegiatan Awal

  1. Mengkondisikan kelas
    • Menyapa dan memberikan Salam (nilai disiplin)
    • Berdoa awal pembelajaran (nilai religius)
    • Guru memeriksa kehadiran siswa (nilai tanggung jawab, nilai kejujuran, nilai disiplin)
    • Mempersiapkan siswa secara fisik dan psikis (nilai toleransi)
    • Guru memberitahukan materi yang akan dibahas secara singkat (nilai tanggung jawab)
  2. Motivasi
  • Guru memotivasi siswa dengan merelevansikan materi yang akan dipelajari dengan pengetahuan yang dimiliki oleh siswa
      3 menit
2. Kegiatan Inti

  1. Eksplorasi
    • Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan materi harga keseimbangan. (nilai komunikatif)
    • Siswa mengungkapkan pendapatnya mengenai materi harga keseimbangan. (nilai mandiri, nilai komunikatif)
    • Guru menjelaskan tentang pengertian harga keseimbangan dan proses terbentuknya harga keseimbangan.(nilai tanggung jawab, nilai komunikatif)
    • Siswa mencatat hal-hal penting selama pembelajaran berlangsung. (nilai mandiri, nilai disiplin)

 

  1. Elaborasi
  • Guru bersama siswa melakukan sesi tanya jawab (nilai kejujuran, nilai rasa ingin tahu)
  • dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan. (nilai Kerja keras, Jujur, saling menghargai.)

 

  1. Konfirmasi
    • Guru memberikan penjelasan dan kesimpulan mengenai materi yang dipelajari selama proses

pembelajaran (nilai kreatif, nilai komunikatif)

10 menit

3. Kegiatan Akhir

  • Guru memberikan evaluasi dalam bentuk tes tertulis kepada siswa .(nilai Kerja keras)

 

2 menit

 

G. Alat dan Sumber Belajar:

  • Alat / Bahan    : Whiteboard dan Spidol
  • Sumber Belajar :

1.Mardiyatmo. 2010. Ekonomi untuk Kelas XI SMA/MA. Yudhistira.  Bab 3, hal.

2. Rusdarti-Kusmurianto, Ekonomi untuk Kelas X  SMA/MA. Platinum. Bab 3 hal 84

3. S, Alam.EkonomiSMA untuk kelas X. Jakarta: Esis 2007, Bab 3  hal.193-197

 

H. Penilaian

 

Nilai :

 

x 100%  = Nilai yang diperoleh

Skor yang diperoleh

Skor maksimal

Bentuk Instrument:

–          Tes Tulisan

 

Instrumen:

1.         Apa yang dimaksud dengan harga keseimbangan ?

2.         Buatlah kesimpulan dengan kata-katamu sendiri tentang Harga keseimbangan!

 

                                                                          

LEMBAR PENGESAHAN

Jakarta,…April 2012

 

Guru Pamong                                                                                Mahasiswa PPL

 

 

 

 

(…………………………….)                                                                        (Lydia Natalia)

  1. NIM 8105097399

 

 

 

Mengetahui,

 

Kepala Sekolah SMA Negeri Jakarta                                                 Dosen Pembimbing

 

 

(……………………………………………….)                                                   ( Dicky Iranto )

NIP…………………………………………                                                     NIP……………………………….

 

 

Lampiran 1

HARGA KESEIMBANGAN

  1. 1.      Pengertian

            Harga keseimbangan adalah harga yang terbentuk di saat permintaan dan penawaran menemui suatu kesepakatan, yaitu tepat berada di perpotongan antara kurva permintaan dan kurva penawaran. Permintaan dan penawaran membentuk harga dan kuantitas keseimbangan. Kuantitas keseimbangan merupakan jumlah suatu barang atau jasa yang terbentuk saat terjadi harga keseimbangan.

  1. 2.      Terbentuknya Harga Keseimbangan

Dalam ilmu ekonomi, harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

Dengan kata lain Harga keseimbangan adalah harga dimana baik konsumen maupun produsen sama-sama tidak ingin menambah atau mengurangi jumlah yang dikonsumsi atau dijual. Permintaan sama dengan penawaran. Jika harga dibawah harga keseimbangan, terjadi kelebihan permintaan. Sebab permintaan akan meningkat, dan penawaran menjadi berkurang. Sebaliknya jika harga melebihi harga keseimbangan, terjadi kelebihan penawaran. Jumlah penawaran meningkat, jumlah permintaan menurun

Faktor terpenting dalam pembentukan harga adalah kekuatan permintaan dan penawaran. Permintaan dan penawaran akan berada dalam keseimbangan pada harga pasar jika jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan. Untuk lebih jelasnya perhatikan Tabel 1.1 mengenai daftar permintaan dan penawaran buah jeruk di Pasar Sunan Giri, Jakarta Timur.

 

Tabel 1.1 Daftar Permintaan dan Penawaran Jeruk

 

Pada tabel di atas, harga keseimbangan terjadi pada harga Rp5.250,00. Pada harga tersebut jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta yaitu sebesar 350 kg. Jumlah jeruk 350 kg disebut jumlah keseimbangan. Agar kalian lebih jelas memahami harga keseimbangan perhatikan grafik di bawah ini.

Pada kurva di atas, titik keseimbangan pasar terjadi pada titik E (ekuilibrium), di mana pada harga Rp5.250,00, jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan yaitu sebesar 350 kg. Harga sebesar Rp5.250,00 disebut harga keseimbangan, sedangkan jumlah jeruk 350 kg disebut sebagai jumlah keseimbangan. Apabila pada tingkat harga Rp6.000,00 penjual menawarkan jeruknya sebanyak 500 kg, sedangkan pembeli hanya membutuhkan jeruk sebanyak 200 kg, apa yang akan terjadi? Tentunya penjual akan terjadi kelebihan penawaran (surplus) sebanyak 300 kg jeruk (500 kg – 200 kg). Begitu juga pada tingkat harga Rp5.500,00 dan Rp5.750,00, penjual akan mengalami kelebihan jumlah jeruk yang dijual. Berbeda halnya pada saat tingkat harga Rp4.500,00, jumlah jeruk yang ingin dibeli sebanyak 500 kg, namun penjual hanya menjual jeruknya sebanyak 200 kg. Dengan demikian permintaan sebanyak 300 kg jeruk tidak bisa terpenuhi oleh penjual. Apabila di pasar jumlah permintaan lebih banyak dari pada jumlah penawaran maka akan terjadi kelebihan permintaan. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa proses terbentuknya harga pasar jika terdapat hal-hal berikut ini:

a. Antara penjual dan pembeli terjadi tawar-menawar.

b.Adanya kesepakatan harga ketika jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan.

 

Harga Keseimbangan Berdasarkan Fungsi Permintaan dan Penawaran

            Berdasarkan fungsi permintaan dan fungsi penawaran yang diketahui, harga keseimbangan dapat ditentukan. Harga keseimbangan pasar diperoleh pada saat jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Dengan demikian, untuk menentukan harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan pasar, fungsi permintaan sama dengan fungsi penawaran.

Contoh : Di pasar Rawamangun, Jakarta Timur pada tahun 2012, fungsi permintaan buah apel adalah QD = 350-2P. Sedangkan fungsi penawaran buah apel adalah QS=150+2P. Tentukanlah besarnya harga dan jumlah keseimbangan buah ape

l di Pasar Rawamangun pada tahun 2012 !

Jawab :

QD = QS

350-2P = 150+2P

-2P-2P = 150-350

-4 P      = -200

P         = -200 / -4

P        = 50 (harga keseimbangan 50)

 

Untuk menentukan jumlah keseimbangan, kita dapat menggunakan salah satu fungsi :

QD = 150+2P

QD = 150+2(50)

QD =150+100

QD = 250

Titik keseimbangan (250,50)

 

Lembar jawaban

 

  1. Harga keseimbangan adalah harga yang terbentuk di saat permintaan dan penawaran menemui suatu kesepakatan, yaitu tepat berada di perpotongan antara kurva permintaan dan kurva penawaran. (skor 6)
  2.  Kesimpulannya adalah harga keseimbangan dapat terjadi apabila jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Faktor terpenting dalam pembentukan harga keseimbangan  adalah kekuatan permintaan dan penawaran. (Skor 5)\

 

Nilai :

 

x 100%  = Nilai yang diperoleh

= Skor yang diperoleh

Skor maksimal

 

=   11 / 11 x 100 % = 100